iNews Media Group Gelar ICC di Untar, Ajak Generasi Muda Bangun Ruang Digital Sehat

iNews Media Group Gelar ICC di Untar, Ajak Generasi Muda Bangun Ruang Digital Sehat

CEO iNews Media Group Angela Tanoesoedibjo (foto: Okezone/Aldhi)

 iNews Media Group Campus Connect (ICC) kembali digelar, kali ini di Universitas Tarumanegara (Untar), Jakarta Barat, pada Rabu (26/11/2025). Acara ini menjadi ajang kolaborasi antara media dan generasi muda untuk membangun ruang digital yang sehat.

CEO iNews Media Group, Angela Tanoesoedibjo, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan Indonesia.

“Kami yakin, masa depan Indonesia ada di tangan kalian,” ujar Angela dalam sambutannya di Auditorium Gedung Utama Untar.

Angela juga menyoroti tantangan yang dihadapi anak muda saat ini, terutama terkait disrupsi teknologi. Namun, ia mengapresiasi keterbukaan Untar terhadap industri.

“Kolaborasi seperti ini penting agar mahasiswa bisa memahami apa yang terjadi di industri nyata dan menyiapkan diri menghadapi perubahan,” tambah Angela.

Menlu AS: Negosiasi Rencana Perdamaian Rusia-Ukraina Hasilkan Kemajuan Luar Biasa

Menlu AS: Negosiasi Rencana Perdamaian Rusia-Ukraina Hasilkan Kemajuan Luar Biasa

Ilustrasi.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio memuji “kemajuan luar biasa” yang dicapai dalam perundingan rencana perdamaian yang diusulkan AS untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Meski begitu, Rubio mengatakan bahwa masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan untuk merealisasikan kesepakatan tersebut.

Ukraina dan sekutu-sekutunya di Eropa telah menyatakan keprihatinan atas proposal perdamaian yang sempat bocor tersebut. Proposal tersebut, yang dianggap menguntungkan Rusia dan disambut baik oleh Presiden Vladimir Putin, di sisi lain menjadi pilihan berat bagi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

“Kemajuan yang luar biasa” telah dicapai dalam perundingan untuk menyelesaikan rencana perdamaian yang diusulkan AS guna mengakhiri perang Rusia-Ukraina, kata Rubio setelah bertemu dengan negosiator Ukraina dan Eropa di Jenewa, Swiss, sebagaimana dilansir BBC.

Berbicara kepada wartawan pada Minggu (23/11/2025) malam, Rubio mengatakan tim negosiasi di Jenewa menjalani “hari yang sangat baik”. Ia mengatakan tujuan utama negosiasi adalah mencoba mempersempit “poin-poin yang belum tercakup” dari rencana 28 poin AS – dan pihak-pihak yang terlibat telah mencapainya secara “substansial”.

Baca Juga:

Gempa Guncang Jembrana Bali, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Guncang Jembrana Bali, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Jembrana Bali (Foto: freepik)

Gempa bumi bermagnitudo 2,3 mengguncang wilayah Barat Daya Jembrana, Bali, pada Jumat (21/11/2025) pukul 23.59 WIB. Informasi tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laporan resminya.

BMKG melaporkan, pusat gempa berada pada koordinat 9,42 Lintang Selatan dan 113,98 Bujur Timur, atau sekitar 137 kilometer Barat Daya Jembrana, Bali, dengan kedalaman 28 kilometer.

Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai dampak kerusakan maupun laporan guncangan yang dirasakan masyarakat. Mengingat magnitudonya kecil dan lokasi gempa berada di laut, peristiwa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG menambahkan, informasi awal ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data dapat berubah seiring masuknya data seismik yang lebih lengkap.

Prabowo Bawa Kabar Baik untuk Seluruh Nakes, Apa Saja?

Prabowo Bawa Kabar Baik untuk Seluruh Nakes, Apa Saja?

Prabowo Bawa Kabar Baik untuk Seluruh Nakes, Apa Saja?

 Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah mengatasi kekurangan tenaga medis dan meningkatkan infrastruktur kesehatan nasional secara besar-besaran.  Prabowo mengumumkan bahwa pendidikan bagi calon dokter, perawat, dan paramedis akan dijamin oleh negara melalui program beasiswa penuh.

Hal ini diungkapkan Prabowo dalam sambutannya saat peresmian Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo, Jawa Tengah.

“Khusus untuk dokter, saya upayakan bahwa sebagian besar, kalau bisa semuanya, insyaallah bisa, itu beasiswa penuh. Jadi, pendidikan kita akan tambah beasiswa penuh untuk kedokteran, perawat, dan tenaga paramedis,” ujar Prabowo dikutip, Kamis (20/11/2025).

Prabowo mengungkapkan, pemerintah akan melakukan ekspansi besar-besaran pada fasilitas pendidikan dan kesehatan. Hal ini untuk mencapai target rasio tenaga medis ideal.

“Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin) menyarankan kepada saya, kita perlu tambah 30 fakultas kedokteran baru. Dan yang lama pun saya minta ditambah alokasi mahasiswanya,” ujarnya.

Selain peningkatan jumlah dan kualitas tenaga medis, Prabowo juga menetapkan target infrastruktur yang ambisius. Ia menghendaki adanya rumah sakit canggih di setiap wilayah.

DK PBB Setujui Rencana Perdamaian Gaza Usulan Trump

DK PBB Setujui Rencana Perdamaian Gaza Usulan Trump

Ilustrasi.

Dewan Keamanan PBB telah menyetujui resolusi rancangan Amerika Serikat (AS) yang mendukung rencana 20 poin Donald Trump untuk Gaza. Rencana tersebut mencakup pembentukan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), yang menurut AS telah ditawarkan oleh beberapa negara yang tidak disebutkan namanya untuk berkontribusi.

Resolusi itu didukung oleh 13 negara – termasuk Inggris, Prancis, dan Somalia – tanpa ada yang menentang. Rusia dan China memilih abstain.

Hamas menolak resolusi tersebut dengan alasan gagal memenuhi hak dan tuntutan Palestina. Rencana itu disebut “memaksakan mekanisme perwalian internasional di Jalur Gaza, yang ditolak oleh rakyat kami dan faksi-faksi mereka,” kata kelompok itu di Telegram, sebagaimana dilansir BBC.

“Menugaskan pasukan internasional dengan tugas dan peran di Jalur Gaza, termasuk melucuti senjata perlawanan, melucuti netralitasnya, dan mengubahnya menjadi pihak dalam konflik yang mendukung pendudukan,” tambahnya.

Menurut laporan dalam draf terbaru, sebagian peran ISF adalah mengupayakan “penonaktifan permanen senjata dari kelompok bersenjata non-negara” – termasuk Hamas – serta melindungi warga sipil dan jalur bantuan kemanusiaan. Hal ini akan mengharuskan Hamas, yang dilarang sebagai organisasi teroris oleh beberapa negara Barat, menyerahkan senjatanya – sesuatu yang menjadi bagian dari rencana perdamaian Trump.

hipmibelu.org

Nekat Mencopet di Halte Buaran, 3 Pelaku Jadi Bulan-bulanan Warga

Nekat Mencopet di Halte Buaran, 3 Pelaku Jadi Bulan-bulanan Warga

Penangkapan copet

Satuan Reskrim Polres Duren Sawit menangkap pelaku aksi pencopetan yang terjadi di Halte Transjakarta Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur. Peristiwa yang terjadi pada Jumat 14 November 2025, tersebut viral di jagat media sosial.

Dalam video yang diunggah akun @lbh_jakarta, pelaku terlihat dikerubungi dan menjadi bulan-bulanan oleh sekelompok warga yang geram melihat aksi kriminal yang dilakukannya. Kejadian ini dibenarkan oleh pihak Polsek Duren Sawit.

“Memang benar sempat diamankan oleh warga,” kata Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, AKP Bayu, saat dikonfirmasi, Minggu (16/11/2025).

Bayu menyebut para pelaku berjumlah tiga orang, masing-masing berinisial IS, DP, dan MD. Ketiganya kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Pelaku sudah diamankan serta kami tindak lanjuti sesuai SOP,” pungkasnya.

AS Gelar Operasi Militer Besar-besaran untuk Membasmi Kartel Narkoba Venezula

AS Gelar Operasi Militer Besar-besaran untuk Membasmi Kartel Narkoba Venezula

Kapal induk AS/Foto: U.S. Department of Defense

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengumumkan operasi militer terhadap narkoteroris di tengah ketegangan dengan Venezuela dan serangan terhadap kapal-kapal yang diduga milik kartel narkoba. Peluncuran operasi militer besar-besaran ini disebut Southern Spear.

Pengumuman dramatis ini disampaikan Hegseth melalui platform X. Jumat (15/11/2025). “Hari ini, saya mengumumkan Operasi Southern Spear. Dipimpin Gugus Tugas Gabungan Southern Spear dan Southcom, misi ini mempertahankan Tanah Air kita. Menyingkirkan narkoteroris dari belahan bumi kita dan mengamankan Tanah Air kita dari narkoba yang membunuh rakyat. Belahan Bumi Barat adalah lingkungan Amerika dan kita akan melindunginya,” tulis Hegseth.

Operasi ini menjadi kelanjutan dari serangkaian serangan mematikan yang telah dilakukan AS sejak September. Tentara AS menghancurkan setidaknya 20 kapal yang diduga milik kartel di perairan internasional Laut Karibia dan menewaskan 80 orang. Namun, Hegseth tidak merinci apakah Southern Spear akan memperluas cakupan serangan tersebut.

Fokus utama kini beralih ke Venezuela. Mengutip pejabat AS yang dirahasiakan, Komando Selatan AS (US Southern Command) telah memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump mengenai opsi target di dalam Venezuela sebagai bagian dari Operation Southern Spear.

Laporan tersebut menegaskan, meski masukan telah diberikan, Presiden Trump belum membuat keputusan akhir mengenai aksi militer terhadap Venezuela.

Ilmuwan Australia Temukan Spesies Lebah Baru Bertanduk seperti Setan

Ilmuwan Australia Temukan Spesies Lebah Baru Bertanduk seperti Setan

Spesies lebah “lucifer” yang memiliki tanduk seperti setan/Foto: BBC

 Keberadaan binatang berbahaya menjadi hal biasa bagi Australia. Ular sangat berbisa, laba-laba beracun, dan hiu ternyata belum lengkap. Kini, Australia memiliki penghuni kecil yang baru dan unik yakni spesies lebah “lucifer” yang memiliki tanduk seperti setan.

Spesies ini yang diberi nama ilmiah Megachile (Hackeriapis) lucifer, ditemukan di negara bagian Australia Barat. Penemuan itu dipublikasikan Universitas Curtin.

Dr. Kit Prendergast dari School of Molecular and Life Sciences Universitas Curtin menemukan lebah ini saat menyurvei bunga liar yang sangat terancam punah pada 2019. Ia segera tertarik pada penampilan unik serangga tersebut.

“Lebah betina ini memiliki tanduk kecil yang luar biasa di wajahnya,” katanya seperti dilansir nzherald, Rabu (12/11/2025).

Prendergast mengatakan nama tersebut sangat cocok untuk penampilan lebah yang khas dan terlihat seperti setan.

“Ini adalah anggota baru pertama dari kelompok lebah ini yang dideskripsikan dalam lebih dari 20 tahun. Ini menunjukkan betapa banyak kehidupan yang masih harus kita temukan,” ujar Prendergast.

Tangis Haru Keluarga Marsinah Pecah Saat Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan 

Tangis Haru Keluarga Marsinah Pecah Saat Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan 

Keluarga yang juga ahli waris Marsinah menangis haru

Tokoh buruh Marsinah mendapatkan anugerah gelar Pahlawan Nasional yang diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Dari pantauan okezone, tampak keluarga yang juga ahli waris Marsinah menangis haru ketika lagu “Indonesia Raya” dikumandangkan dalam prosesi upacara penganugerahan gelar.

Marsinah merupakan satu dari 10 tokoh nasional yang mendapatkan gelar Pahlawan Nasional dari Presiden Prabowo.

Adapun acara penganugerahan dimulai dengan pengumandangan lagu “Indonesia Raya”. Kemudian, dilanjutkan dengan prosesi mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Presiden Prabowo, diiringi dengan lagu mengheningkan cipta.

“Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia yang telah memberi segala-galanya agar kita bisa hidup merdeka dan kita bisa hidup dalam alam yang sejahtera,” kata Prabowo saat mengheningkan cipta.

Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang ditetapkan di Jakarta, pada tanggal 6 November 2025.

KPK Tangkap 13 Orang saat OTT Bupati Ponorogo

KPK Tangkap 13 Orang saat OTT Bupati Ponorogo

KPK Tangkap 13 Orang saat OTT Bupati Ponorogo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan perkembangan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Adapun salah satu yang diamankan dalam OTT ini adalah Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

“Dalam kegiatan tangkap tangan di wilayah Ponorogo, hingga Jumat malam, tim berhasil mengamankan 13 orang,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangan, Sabtu (8/11/2025).

Dikatakan Budi, dari belasan orang yang diamankan dalam operasi senyap itu, 7 orang akan tiba di Jakarta pagi ini.

Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. “7 orang diantaranya pagi ini dibawa ke Jakarta,” sambungnya.

Adapun, OTT ini diduga terkait kasus promosi jabatan. Namun KPK belum mengungkap secara detil kronologi serta pihak lainnya yang diamankan dalam OTT ini.

Komisi antirasuah mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.